Minggu, 19 Februari 2012

menurun... (?)

hai blog.... im back here.. *muka melas tanpa semangat*

yap ini udah semester 2, alhamdulillah yah *kibasrambut* semester kemaren masuk 10 besaaar :D *dancing* 
hem.. tapi tapi semester 2 ini??? aduuuh gatau gimana harus ngejelasinnyaa.. gue udah nentuin pengen masuk IPA nantinya, dan harusnya di semester ini ngejar nilai dong, biar bisa masuk jurusan IPA..

tapi kenyataannya?? -______-
ulangan FISIKA sama MATEMATIKA gue dibawah KKM saudara saudara!!! *huaaa crying*
awalnya sih gue biasa aja dan gak terlalu nyadar..

nah pas ulangan mate di ramed febby langsung bilang "kok sri sekarang menurun ya?" *hening*
disitu gue baru nyadar, dan cuma bisa diem, dan merenung tentunyaa.. ya memang febby bener juga sih akhir2 ini gue nurun drastis.. kecewa sama diri sendiri =.="

dan gue pun berusaha menemukan jawaban dan alasan kenapa nilai gue bisa sampe turun, kenapa konsentrasi gue di kelas jadi menurun... hem... mungkin banyak pikiran? atau gue nya males? atau lagi ada beban?

yaudah gue pun berbincang sama ade gue faka, dan mungkin karna gue terlalu banyak masalah dan pikiran kali yaa.. tapi masalah apa?? paling cuma masalah sama 2 orang gak jelas itu yg gue alamin akhir2 ini? tapi masa sih cuma karena masalah kaya gitu, masalah sama dua orang rese itu, nilai gue jadi turun begini?! ah ini tidah bisa dibiarkaan... pokoknya mulai sekarang harus bisa ngejar nilai!! harus bisa fokus!! semangatt sri suryani kusumawati :) :* :D


saat kau memilih dan menentukan sesuatu yang kamu inginkan, cobalah belajar menerima semua konsekuensi atas pilihanmu :) - fujiwara asuka


Rabu, 15 Februari 2012

its not fair...

Ini kelanjutan dari postingan sebelumnya yaaa klik disini.
Udah dijelasij kan kalau si cewe itu berusaha buat baik tapi dia tetep disalahin, yaa orang ketiga memang selalu dipojokkan dan disalahkan bukan? Tapi coba deh berpikir sejenak, kalau ada orang ketiga itu pasti karna orang pertama atau orang kedua memberi kesempatan.

"aku telah memilih jalanku bukan?
aku sudah berusaha keras menjalani semua pilihanku, menjalani apa yang menurutku yang terbaik untukku...

tapi kenapa aku merasa semua ini tidak adil? aku sudah berusaha semampuku bukan? aku menjauh, aku pergi, aku menghindar.. kau kira semua ini mudah? hah? ini sangat BERAT WOY *gaa nyelow*

i always do my best

jangan kau anggap aku ini tak punya perasaan!! tak punya harga diri atau apapunlah itu, cobalah hargai aku... yaa aku tau .. okay then, in this case we can't blame anybody. but.... im really tired of all this stupid things...

aku sudah menyingkirkan semua keegoisanku demi dia, aku mengerti apapun yang aku katakan dan jelaskan padanya akan selalu salah. ya, dia sudah kekeuh pada pemikirannya bahwa aku sengaja ada di antara kalian untuk membawa kamu pergi dari dia. Tapi tak bisa kah dia sedikit mau mendengarkanku? Saat aku memposisikan diriku sebagai dia, aku merasa sakit lebih dari yg kurasakan sekarang, itu sebabnya aku pergi, menjauh, mengalah. Walau kamu, ya kamu memintaku untuk tetap tinggal dan bersabar sampai.....................kamu meninggalkannya. Tentu saja aku tak akan menunggu hal itu, karna dia akan lebih parah menggangguku.

Di hadapanku dia berubah menjadi baik, bukan dia yg sejak awal datang dan tiba tiba mengacaukan ketenangan hariku, Setelah pertemuan itu, antara aku kamu dan dia, aku menganggap semua sudah selesai. Aku pun berharap dia berhenti menggangguku. Tapi apa yg terjadi? Dia semakin menjadi. Dia berkata bahwa aku sok suci pura pura baik agar aku tak diganggu lagi olehnya.

Aku lelah dengan semua, maka izinkan aku egois untuk kali ini dan menumpahkan kekesalanku, sekali ini saja.

kenapa lu harus pura2 baik depan gue? kenapa lu harus nge jelek2in gue? kenapa? KENAPA?! gue gak pernah sekalipun berfikiran apalagi berniat negatif sama lu.. jujur gue kecewa lu cuma baik depan gue.. dan gue kecewa juga sama dia(cowo itu) yang kesannya 'lari' dari pertikaian ini..."

Kalo yg agak bingung coba aja dibaca lagi, kamu (si cowo), dia (pacarnya si cewe). Semoga bermanfaat, maaf jelek yah tulisannya.

aku kira semua akan berjalan sempurna dan berjalan sebagaimana mestinya, tapi aku salah.. semua terjadi begitu saja, biarlah apapun yang mereka lakukan dan mereka fikirkan, hanya aku yang tau seperti apa diriku sebenarnya -fujiwara asuka-

Jumat, 03 Februari 2012

sepenggal cerita sederhana

nih ada sedikit cerita sederhana, semacam cerpen gitu kali yaa, yuk baca bareng

"jujur saja, aku tak mengerti apa itu cinta monyet, apa itu sayang atau hanya sekedar suka, apa yang membedakan semua itu? kenapa kita bisa jatuh cinta pada seseorang yang sebelumnya sama sekali tidak kita kenali? kita tak tau sama sekali sifat dan asal usulnyaaa...

apa rasa nyaman bisa diartikan sebegai rasa sayang? apa tingkahmu yang membuatku tersenyum bisa dikatakan cinta? apa rasa sesak yang aku rasakan saat mendengar kabar tak baik tentang dirimu adalah rasa peduli yang berlebihan??

kamu..
awal aku mengenalmu, semua terasa begitu biasa, tak ada yg istimewa... hari demi hari kujalani begitu saja, tanpa ada halangan yang sulit. kita berhubungan biasa selayaknya teman yang sewajarnya.. sampai suatu ketika aku melihatmu sakit, entah mengapa rasanya hati ini tak tenang, entah kenapa aku meraskan begitu khawatir dan takut, takut akan apa? aku pun masih tidak menyadarinyaaa...

yaap, rasa biasa saja, sudah berubah menjadi rasa tertarik, berubah menjadi rasa suka, dan semua ini salahku yg tak bisa mengendalikan semua ini, aku terjebak dalam diriku sendiri, dalam perasaan yang mungkin kini telah berubah jadi rasa sayang, ini semua salahku yang membiarkan rasa ini berkembang terlalu berlebihan..

namun aku sangat sadar, semua ini sangat sulit.. aku dan kamu, takkan pernah bisa menjadi kita :) aku tau itu, tapi aku tak pernah menyesali itu, aku tau mungkin ini tak wajar, rasa diantara kita, rasa saling nyaman yg kita rasakan memang tak sepantasnyaa....

aku bukan orang yg egois, aku mengalah, aku terima semuanyaa.. sakit dan memang semua ini sangat berat, tapi selama aku yakin, aku berusaha, dan selama aku didukung semua orang yg menyayangiku, maka semua ini akan terasa begitu mudah :)

ada yg berkata aku terlalu mengalah untuk dia, tak seharusnya aku membiarkanmu pergi begitu saja.. yaa aku memang mengalah tapi semua ini juga demi kebaikanku, semua telah menjadi keputusanku sejak awal. aku memang menyayangimu, tapi apa kamu tau?? aku lebih menyayangi diriku, teman2ku, dan keluargaku... biarkanlah semua ini berjalan seperti ini, sebelumnya hidupku baik2 saja sebelum adanya kamu.. lalu kau datang dan sekarang kau pergi, maka hidupku pun akan baik2 saja, bahkan bisa lebih baik dari sebelumnya..

hidup memang berputar, dulu aku tak mengenalmu, lalu kita berteman, lalu kita dekat, lalu aku menyayangimu, lalu aku memutuskan untuk pergi, dan sekarang kita seperti orang yg tak pernah mengenal... kembali seperti semula, saat kita tak saling mengenal.

kamu..
aku tak pernah menyesali kehadiranmu, dan aku sangat menghargai kepergianmu... tak ada sedikitpun rasa sesal dalam diriku saat ini.. saat dulu aku dekat denganmu, saat itulah aku selalu dihantui rasa bersalah, sekarang aku telah lebih tenang tanpamu..

walaupun aku tak dapat memungkiri, aku telah membiarkan semua ini berjalan terlalu di luar garis kewajaran.. sampe saat ini kita tak pernah saling mengenal lagi, mungkin rasa sayang ini masih tersisa..
bukannya aku tak peduli padamu, aku masih sangat peduli tapi aku hanya bisa menyembunyikan semua itu, aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan dan berharap kamu baik2 saja disana..

aku berharap kamu bisa merubah sikap mu yang menurutku tak baik, ubah semua itu bukan untukku, tapi untuknya :) dan kamu harus tau, disini aku akan terus mencoba bersikap biasa, mencoba benar2 tak mengenalimu, mencoba tak peduli padamu..

aku tak mau mengenal lagi siapa dirimu, aku tak ingin peduli lagi siapa kamu.. aku tak ingin sedikitpun berurusan lagi denganmu.. selamat tinggal.. berbahagialah disana.. aku berharap kamu bisa menjadi lebih baik dari dirimu yang pernah ku kenal dulu..."

Jadi cerita di atas tuh inspirasi dari pengalaman seseorang yang cerita ke gua. Maaf kalau penyampaian gua kurang bagus atau susah dimengerti hehe.
Intinya sih itu cerita tentang sang cewe-tokoh-utama- yang jadi orang ke tiga dalam sebuah hubungan, tapi dia sama sekali gak bermaksud buat jadi pengganggu atau orang ketiga, disini gua cuma mau menyampaikan aja sih gimana dia berjuang buat pergi dari hubungan itu karna dia emg bukan perusak dan gak ada niat merusak. Dan betapa dia menghargai cewe lain, yg memang lebih dulu sama cowo itu. Biarpun cewe ini diganggu abis abisan sama pacar si cowo dia tetep baik sama pacarnya cowo itu.
Yaa semoga gambaran cerita di atas bisa jadi pelajaran ya!! :)


aku tak pernah menyesali perkenalan kita, semua ini pelajaran yang sangat berarti untukku, tanpamu aku hanya akan diam, tanpamu aku tak akan tau rasa nya semua ini - fujiwara asuka